Pages

Rabu, 24 April 2013

HIKAYAT KERBAU (Bukan Linda Christanti)

Subuh mengendap di jengkal waktu yg mendesak kita, bergegas mencari gelas dan menenggak susu hingga tandas. Kerbau menuai sunyi di kandang. Kiya, tabir azali tersibak angin perubahan, ajari petani mencangkul gombal sebagai modal, menanam saham demi pejam. Kerbau lunglai di pematang, becek telah hilang. Kerbau bingung menendang-nendang; aku butuh lumpur bukan hotmix, apalagi keramik!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar